Hai, Sobat Literasi!
Menentukan topik merupakan langkah awal dalam proses menulis. Namun, memiliki topik saja belum cukup untuk menghasilkan tulisan yang terarah. Banyak penulis langsung mulai menulis begitu menemukan ide, tetapi belum menentukan dari sudut pandang mana topik tersebut akan dibahas. Akibatnya, pembahasan menjadi melebar, kurang fokus, bahkan sering mengulang informasi yang sama.
Padahal, satu topik dapat dijelaskan melalui berbagai sudut pandang. Sebagai contoh, topik tentang membaca dapat dibahas dari sisi manfaat, kebiasaan, strategi, tantangan, maupun pengaruhnya terhadap kemampuan menulis. Meskipun membahas tema yang sama, hasil tulisannya akan berbeda karena fokus pembahasannya tidak sama.
Lalu, mengapa penulis perlu memilih sudut pandang pembahasan sebelum mulai menulis? Berikut penjelasannya.
“Topik yang sama dapat melahirkan banyak tulisan; yang membedakannya adalah sudut pandang yang dipilih penulis”
Apa yang Dimaksud dengan Sudut Pandang Pembahasan?
Sudut pandang pembahasan adalah cara penulis melihat dan mengembangkan suatu topik. Sudut pandang ini menjadi batas sekaligus arah agar pembahasan tetap fokus pada tujuan yang ingin dicapai.
Sebagai contoh, jika topiknya adalah menulis buku, penulis dapat memilih untuk membahas proses menyusun naskah, teknik mengembangkan ide, cara menyusun bab, atau tahapan penerbitan. Setiap pilihan akan menghasilkan isi tulisan yang berbeda meskipun berasal dari tema yang sama.
Dengan menentukan sudut pandang sejak awal, penulis memiliki arah yang jelas selama proses menulis.
Membantu Menjaga Fokus Tulisan
Salah satu manfaat utama memilih sudut pandang adalah menjaga pembahasan agar tidak melebar.
Ketika penulis sudah mengetahui apa yang ingin dibahas, akan lebih mudah menentukan informasi yang relevan dan mengabaikan informasi yang tidak mendukung tujuan tulisan. Hal ini membuat setiap paragraf tetap berada dalam jalur pembahasan yang sama.
Tulisan yang fokus juga lebih nyaman dibaca karena pembaca tidak perlu mengikuti pembahasan yang berpindah-pindah tanpa arah.
Memudahkan Menyusun Alur Pembahasan
Sudut pandang yang jelas membantu penulis menyusun urutan pembahasan secara lebih logis.
Penulis dapat menentukan informasi apa yang perlu dijelaskan terlebih dahulu, bagian mana yang menjadi inti pembahasan, dan bagaimana mengakhiri tulisan dengan kesimpulan yang sesuai. Dengan demikian, setiap bagian memiliki hubungan yang saling mendukung.
Alur yang runtut membuat pembaca lebih mudah memahami isi tulisan dari awal hingga akhir.
Membantu Memilih Informasi yang Relevan
Tidak Semua Informasi Perlu Dimasukkan
Saat melakukan riset, penulis sering menemukan banyak informasi yang menarik. Namun, tidak semuanya harus dimasukkan ke dalam tulisan.
Apabila informasi tersebut tidak mendukung sudut pandang yang telah dipilih, sebaiknya disimpan untuk tulisan lain. Dengan cara ini, pembahasan tetap padat, jelas, dan tidak kehilangan fokus.
Kemampuan memilih informasi yang relevan merupakan salah satu ciri tulisan yang berkualitas.
Mengurangi Pengulangan Pembahasan
Tulisan yang tidak memiliki arah sering kali mengulang ide yang sama dalam beberapa paragraf.
Hal ini terjadi karena penulis belum menentukan batas pembahasan sejak awal. Akibatnya, informasi yang sama dijelaskan kembali dengan susunan kalimat yang berbeda.
Sebaliknya, ketika sudut pandang telah ditentukan, setiap paragraf memiliki tujuan yang jelas sehingga risiko pengulangan menjadi lebih kecil.
Cara Menentukan Sudut Pandang Pembahasan
Tentukan Tujuan Tulisan
Sebelum mulai menulis, tanyakan kepada diri sendiri apa yang ingin dipahami pembaca setelah membaca tulisan tersebut.
Jawaban atas pertanyaan tersebut akan membantu menentukan sudut pandang yang paling sesuai. Setelah itu, buatlah kerangka sederhana yang berisi poin-poin utama agar pembahasan tetap terarah.
Selama proses menulis, sesekali periksa kembali apakah setiap paragraf masih mendukung tujuan utama. Jika tidak, pertimbangkan untuk menghapus atau memindahkannya ke tulisan lain.
Memilih sudut pandang pembahasan sebelum menulis merupakan langkah penting untuk menghasilkan tulisan yang fokus, runtut, dan mudah dipahami. Dengan menentukan arah sejak awal, penulis dapat menyusun alur pembahasan dengan lebih baik, memilih informasi yang benar-benar relevan, serta mengurangi pengulangan yang tidak perlu.
Pada akhirnya, kualitas sebuah tulisan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya informasi yang dimiliki penulis, tetapi juga oleh kemampuannya memilih sudut pandang yang tepat. Ketika fokus pembahasan sudah jelas, setiap paragraf akan saling mendukung dan membawa pembaca menuju pemahaman yang utuh.
Yuk, Tulis dan Wujudkan Bukumu Jadi Nyata!
Konsultasikan naskahmu sekarang dan wujudkan buku impianmu bersama penerbit PT. GHANI PRESS GROUP


